Mendeteksi Penyebab dan Terapi Menghilangkan Trypophobia

Kesehatan

Saat dokter akan mendiagnosis suatu fobia, langkah pertama yang dilakukan adalah menanyakan seputar gejala, riwayat medis, psikiatris, dan sosial pasien. Sama halnya yang dilakukan untuk mendiagnosis trypophobia yang merupakan kondisi fobia pada kumpulan lubang kecil atau berongga.

Terkait dengan upaya pengobatannya, sampai kini belum ada pengobatan khusus yang efektif mengatasi fobia ini. Meski demikian, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk untuk mengurangi gejalanya. Inilah berbagai penjelasan lengkap tentang terapi menghilangkan trypophobia yang dialami penderitanya.

  1. Terapi Pemaparan

Penyebab trypophobia memang tidak hanya satu, di antaranya adalah evolusi manusia, ingatan tentang hewan yang berbahaya, ingatan tentang penyakit yang menular, respons pada karakteristik visual, dan adanya masalah mental. Berbagai penyebab fobia ini bisa diidentifikasi melalui terapi pemaparan.

Pemeriksaan diagnosisnya dilakukan dengan mengekspos objek yang menjadi sumber ketakutan pengidapnya. Terapis akan mengamati respons pengidap saat melihat sumber fobianya dan menganalisisnya beserta pemaparan rasa yang dialami pengidapnya untuk diketahui penyebab fobianya. Setelah diketahui penyebab pastinya, terapi menghilangkan trypophobia ini dilanjutkan. Harapannya, terapi ini bisa mengurangi gejala ketakutan atau kecemasan yang dialami.

Proses ini biasanya dilakukan secara bertahap. Pengidap fobia dihadapkan pada visualisasi objek khas trypophobia, kemudian ditunggu respons tubuhnya sampai gejala ketakutan atau kecemasannya mereda. Semakin lama, visualisasinya terlihat semakin nyata dan dilihat lagi bagaimana respon pengidapnya. Terapi ini dilakukan seperti secara bertahap sampai benar-benar pengidap mampu melawan rasa takutnya.

  1. Terapi Perilaku Kognitif (CBT)

Terapi menghilangkan trypophobia berikutnya adalah terapi perilaku kognitif (CBT). Dikutip dari doktersehat.com, cognitive behavioral therapy ini melibatkan seorang terapis untuk mengubah pemikiran serta perilaku yang mendasari dialaminya trypophobia. Terapi ini lebih banyak mendiskusikan pemikiran yang tidak realistis dan menggantikannya dengan yang lebih realistis, lalu membuat perubahan perilaku.

Salah satu alasan seseorang mengalami gejala fobia adalah sering percaya pada sesuatu yang berbahaya atau mengancam terkait objek yang dilihatnya. Hal ini menanamkan sugesti di alam bawah sadar. Padahal, hal ini adalah sumber negatif atau ketakutan yang sebaiknya dihilangkan jika hanya menyerupai atau sesuatu itu tidak nyata. Bagaimanapun juga, ketakutan yang berlebihan juga tidak baik.

  1. Terapi Relaksasi

Teknik relaksasi juga merupakan terapi menghilangkan trypophobia. Terapi ini sangat berguna mengurangi gejala dari trypophobia berupa timbulnya perasaan jijik, takut, ataupun gelisah saat melihat benda atau visualisasi tertentu yaitu kumpulan lubang-lubang kecil atau yang berongga. Terapi relaksasi ini dilakukan dengan beberapa tahapan dimulai dengan merelaksasi tubuh dan pikiran dengan melibatkan visualisasi hal yang menenangkan, kemudian menghirup napas dalam-dalam, menahan, dan mengembuskan napas dengan perasaan lega.

Visualisasi yang digunakan untuk menenangkan adalah berupa gambar atau situasi yang indah dan menyejukkan. Seseorang yang mengidap trypophobia juga dilatih untuk membayangkan sesuatu yang indah setiap kali mereka melihat kumpulan lubang agar bisa melawan rasa takutnya. Lama kelamaan, fobia bisa berkurang dan bisa hilang secara perlahan. Semua memang membutuhkan proses.

  1. Terapi Seni

Terapi menghilangkan trypophobia berikutnya yang sangat direkomendasikan adalah melakukan terapi seni. Segala keindahan yang bernilai seni juga sangat menyenangkan untuk dilihat. Para pengidap trypophobia bisa dianjurkan untuk melakukan kegiatan yang disukai dan sekaligus bernilai seni.

Sebagai contoh, kegiatan menyanyi, menari, melukis, merajut, bisa mengembangkan suasana bahagia dan tenang dari pengidap fobia agar melupakan kecemasan, ketakutan, atau kepanikannya pada sumber fobia. Dengan cara ini, tubuh akan terbiasa menjadi rileks dan bisa menghadapi apapun dengan lebih tenang.

Berbagai metode terapi menghilangkan trypophobia di atas memang sangat ampuh dan tepat sasaran. Dengan demikian, para pengidap fobia ini bisa melakukan keseluruhan terapi di atas demi kesehatan mentalnya kembali. Upaya penanganan di atas sangat penting untuk mengurangi gejala di awalnya, kemudian berusaha menghilangkan fobianya.

 

Sumber Artikel:

doktersehat.com

www.halodoc.com

 

Sumber Gambar:

medikaplaza.co.id

hellosehat.com

www.jemberculture.com

 

Read More